Polri Siapkan Pengaturan Lalu Lintas Menyambut Muktamar ke-35 NU di Jombang

Polri Siapkan Pengaturan Lalu Lintas Menyambut Muktamar ke-35 NU di Jombang

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur memperkuat pengamanan arus lalu lintas di Kabupaten Jombang menjelang pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 dengan pusat kegiatan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Penguatan pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan seiring kedatangan ribuan ulama, delegasi, dan penggembira dari berbagai daerah menuju lokasi kegiatan.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol I Made Agus Prasatya, mengatakan pengamanan tidak hanya ditujukan untuk menjaga kelancaran perjalanan peserta Muktamar NU.

Menurutnya, pengamanan juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas bagi masyarakat umum.

“Pada kegiatan Muktamar NU ini, Kamseltibcarlantas menjadi atensi kita bersama,” ujar Brigjen Pol I Made Agus, Senin (24/8/2026).

Korlantas Polri mendorong jajaran kewilayahan, khususnya Ditlantas Polda Jawa Timur, untuk mempersiapkan personel serta pola pengaturan lalu lintas secara matang.

Persiapan tersebut dilakukan agar peningkatan aktivitas kendaraan selama pelaksanaan Muktamar ke-35 NU tidak menimbulkan kemacetan panjang maupun mengganggu mobilitas masyarakat di sekitar lokasi.

Brigjen Pol I Made Agus menegaskan, pengaturan lalu lintas tidak hanya berfokus pada kendaraan yang membawa rombongan peserta Muktamar.

“Kegiatan kita tidak hanya mengatur kendaraan rombongan peserta Muktamar, tetapi juga memastikan masyarakat dapat beraktivitas tanpa terganggu oleh peningkatan arus kendaraan yang mungkin akan terjadi,” tegasnya.

Selain kelancaran arus kendaraan, Korlantas Polri juga menempatkan aspek keselamatan sebagai bagian penting dalam pengamanan.

Menurut Brigjen Pol I Made Agus, kehadiran personel di lapangan tidak semata-mata untuk mengatur kendaraan. Personel kepolisian juga menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat, termasuk memberikan informasi dan bantuan saat terjadi kepadatan lalu lintas.

Penguatan pengamanan tersebut menjadi bagian dari kesiapan Polri dalam menyambut salah satu agenda besar NU yang berlangsung di Jombang.

“Penguatan pengamanan lalu lintas ini sekaligus menjadi bagian dari kesiapan Polri menyambut salah satu agenda besar NU tahun ini,” pungkas Brigjen Pol I Made Agus.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

Membalas:
Jawab pertanyaan di atas untuk mencegah spam