Kecelakaan Beruntun Libatkan 4 Kendaraan di Bangkalan, 1 Pengendara Motor Tewas

Kecelakaan Beruntun Libatkan 4 Kendaraan di Bangkalan, 1 Pengendara Motor Tewas

PublikHukum.com - BANGKALAN — Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Raya Desa Karang Anyar, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (23/9/2026).

Peristiwa tersebut melibatkan satu mobil Toyota Innova, satu sepeda motor, dan dua bus mini. Akibat kecelakaan itu, satu orang meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka-luka.

Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Febri Hermawan menjelaskan, kecelakaan bermula saat Toyota Innova bernomor polisi N 1135 ACP yang dikemudikan ARZ (17), warga Sampang, melaju dari arah Surabaya menuju Pamekasan bersama dua penumpang.

Saat tiba di Jalan Raya Desa Karang Anyar, pengemudi Innova berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya. Namun, mobil tersebut bergerak terlalu ke kanan sehingga masuk ke jalur berlawanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor bernomor polisi L 6487 PY yang dikendarai N (20) dan FA (19), warga Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.

Tabrakan pun tak dapat dihindari.

Kecelakaan kemudian melibatkan dua bus mini yang melaju dari arah Pamekasan menuju Surabaya. Kedua kendaraan tersebut masing-masing bernomor polisi M 7849 UA yang dikemudikan H (54) dan M 7764 UA yang dikemudikan ES (39). Keduanya merupakan warga Pamekasan.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi, sepeda motor tersebut terlihat tertabrak sebanyak dua kali. Pertama oleh Toyota Innova, kemudian kembali tertabrak bus mini.

Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka-luka. Salah satu bus mini juga sempat terguling setelah terlibat dalam kecelakaan.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap para korban serta kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.

Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi Toyota Innova. Untuk mengetahui kondisi pengemudi saat kejadian, petugas akan melakukan tes urine guna memastikan apakah terdapat pengaruh alkohol maupun narkotika.

"Kami akan lakukan tes urine untuk memastikan apakah pengemudi tersebut di bawah pengaruh alkohol dan narkotika atau tidak. Kami masih periksa lebih lanjut," kata AKP Febri Hermawan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

Membalas:
Jawab pertanyaan di atas untuk mencegah spam